Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2023

Jangan Menempatkan Resiko Lebih Dari 2%

Dalam trading forex jangan pernah menempatkan resiko kerugian lebih dari 2%. Hal ini adalah peraturan yang umum – namun sering dilanggar oleh para trader – dalam trading forex dan lebih jauh menjelaskan mengapa sebagian besar trader kehilangan banyak uang. Banyak cerita mengenai trader yang kehilangan satu, dua bahkan lima tahun keuntungan mereka hanya dalam satu trading yang buruk. Hal ini menjadi alasan utama kenapa aturan 2% stop-loss tidak boleh dilanggar. Tidak peduli seberapa yakin seorang trader terhadap hasil yang akan didapatnya pada pasar. Kebanyakan trader forex, memulai karier trading mereka, secara sadar atau tidak sadar, dengan membayangkan “The Big One” – satu transaksi dalam trading forex yang akan membuat mereka sangat kaya dan memungkinkan mereka untuk pensiun muda dan hidup tanpa beban selama sisa hidup mereka. Dalam trading forex, fantasi ini lebih diperkuat oleh dongeng yang terjadi pada pasar. Siapa yang bisa melupakan George Soros, saat itu ia disebut sebagai “Or...

Jangan Biarkan Pemenang Berubah Menjadi Pecundang

Ulangi baik-baik dalam pikiran Anda: Lindungi keuntungan Anda. Lindungi keuntungan Anda. Lindungi keuntungan Anda. Tidak ada yang lebih buruk daripada melihat trading Anda naik 30 poin dalam satu menit, hanya untuk melihat hal itu berbalik beberapa saat kemudian dan mengambil stop 40 poin lebih rendah. Jika Anda belum mengalami perasaan ini secara langsung, anggaplah diri Anda beruntung – hal itu adalah celaka bagi sebagian besar trader yang harus dihadapi dan terjadi lebih sering dari yang Anda bayangkan dan adalah contoh sempurna dari manajemen uang yang buruk. Mengelola Modal Anda Pasar Forex dapat bergerak cepat, dengan keuntungan berubah menjadi kerugian dalam hitungan menit, sehingga penting untuk mengelola modal Anda dengan benar. Salah satu aturan kardinal dalam melakukan trading forex adalah untuk melindungi keuntungan Anda – bahkan jika itu berarti hanya untung sebesar 15 pips pada suatu waktu. Untuk beberapa trader, 15 pips mungkin tampak seperti perubahan bodoh; tetapi jika...

Gunakan Logika dan Kesampingkan Perasaan

Lebih banyak uang yang akan hilang jika melakukan trading forex secara impulsif (menggunakan perasaan) dibandingkan dengan cara lain. Coba ajukan sebuah pertanyaan kepada trader pemula mengapa ia memilih long pada pasangan mata uang, Anda akan sering mendengar jawaban, “Karena nilainya sudah turun -. Jadi itu pasti akan bangkit kembali” Jawaban seperti itu merupakan jawaban yang tidak didasari oleh adanya alasan – itu tidak lebih dari angan-angan/khayalan trader. Kita tidak pernah berhenti untuk mengkagumi bagaimana keras kepala, sangat cerdas, dan kejamnya pebisnis berperilaku di Las Vegas. Pria dan wanita yang tidak pernah akan membayar bahkan satu dolar lebih dari harga yang dinegosiasikan untuk setiap produk dalam bisnis mereka seperti tidak memiliki pikiran apa-apa ketika kehilangan US$10.000 dalam 10 menit pada roda roulette. Kemewahan, kebisingan dan kegembiraan banyak orang mengubah mereka menjadi mabuk, pengusaha rasional menjadi penjudi bermata liar. Pasar mata uang, dengan q...

Memulai Trading dengan Analisis Fundamental, Masuk dan Keluar Pasar dengan Analisis Teknikal

Apakah Anda melakukan trading berdasarkan aspek fundamental atau teknikal? Ini adalah pertanyaan yang sering diperdebatkan dalam trading forex selama beberapa dekade dan mungkin akan terus diperdebatkan sampai beberapa dekade yang akan datang. Analisis Teknikal vs Analisis Fundamental Analisis teknikal didasari prediksi masa yang akan datang menggunakan pergerakan harga pada masa lalu, juga dikenal sebagai price action (analisis teknikal dan pola grafik untuk menemukan pola dalam pergerakan harga yang terlihat acak). Di sisi lain analisis fundamental menggabungkan berita ekonomi dan politik untuk menentukan nilai pasangan mata uang di masa depan. Pertanyaan mana yang lebih baik antara analisis teknikal dengan analisis fundamental sulit untuk dijawab. Aspek fundamental cepat sekali mengubah pandangan yang terbentuk dari faktor dan analisis teknikal. Sedangkan, aspek teknikal dapat menjelaskan pergerakan harga yang tidak bisa dijelaskan oleh aspek fundamental. Jawaban yang tepat untuk pe...